Penyalahgunaan Narkoba bagi Kesehatan Fisik dan Mental Dan Bahayanya

 “Efek narkoba bukan cuma bikin kecanduan. Ada berbagai penyalahgunaan narkoba, seperti penurunan kesadaran dan halusinasi. Bahkan kematian bisa terjadi akibat narkoba.”

Sebagian besar orang pasti sudah tahu soal bahaya penyalahgunaan narkoba. Meski begitu, tetap saja ada segelintir orang yang mengacuhkan bahaya narkoba dan tetap ingin mencobanya. Padahal, sekali sudah terjerumus pasti akan sulit untuk terlepas dari efek narkoba. 

Sebab, efek narkoba tidak main-main. Bukan hanya menyasar fisik, obat-obatan terlarang ini nyatanya juga bisa memengaruhi mental pemakainya. Supaya kamu lebih waspada, ketahui masalah kesehatan fisik dan mental akibat narkoba berikut ini. 

Bahaya Penyalahgunaan Narkoba bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Nah, berikut efek penyalahgunaan narkoba yang bisa menyasar fisik dan mental:

1. Menurunkan kesadaran sampai hilang ingatan

Efek penyalahgunaan narkoba yang paling kentara adalah penurunan kesadaran. Bahkan, menurunnya kesadaran bisa berujung pada hilang ingatan. 

Pasalnya, efek narkoba bersifat sedatif. Artinya, obat-obatan terlarang ini dapat menimbulkan gejala seperti kebingungan, hilang ingatan, perubahan perilaku, penurunan kesadaran dan gangguan koordinasi tubuh. Kamu bisa membaca artikel berikut untuk memahaminya lebih lanjut:  

2. Dehidrasi

Bahaya narkoba selanjutnya adalah dehidrasi akibat ketidakseimbangan elektrolit. Alhasil, pemakainya bisa mengalami serangan panik, sakit pada dada, halusinasi, bahkan kejang akibat narkoba. Bila dibiarkan, efek narkoba tersebut dapat berujung pada kerusakan pada otak.

3. Merusak otak secara permanen

Kalau bahaya Narkoba yang satu ini bisa timbul saat seseorang memakainya dalam jangka panjang. Pemakaian dalam dosis yang tinggi juga bisa memicu efek narkoba yang satu ini. 

Narkoba memaksa otak untuk bekerja lebih cepat dan menekan saraf pusat untuk menimbulkan efek ketenangan. Perubahan sel otak ini mengganggu komunikasi antar sel saraf. Akibatnya, kerusakan otak permanen akibat narkoba pun tak terhindari. 

Meski pemakainya telah berhenti mengonsumsi obat terlarang ini, proses penyembuhannya pun memakan waktu yang cukup lama. Malahan, efek kecanduan narkoba ini bisa berlangsung seumur hidup. 

4. Mengganggu kualitas hidup

Efek narkoba yang pasti terjadi adalah terganggunya kualitas hidup. Ini tentu mampu menurunkan kualitas hidup pemakainya. Sebab, rasa candu akibat narkoba akan terus memicu pemakainya untuk menambah dosis. 

Apabila tidak terpenuhi, pecandu narkoba bisa nekat sampai rela mencuri demi memuaskan hasratnya. Perilaku ini jelas melanggar hukum yang dapat berujung pada sanksi seperti dipenjara.

5. Kematian

Bahaya penyalahgunaan narkoba yang paling parah adalah kematian. Hal ini bisa terjadi apabila pemakainya mengonsumsi dalam kadar berlebihan. Dosis yang sangat tinggi ini tidak mampu ditoleransi tubuh sehingga berujung pada overdosis. 

Gejala overdosis akibat narkoba ditandai dengan kejang-kejang, mulut berbusa, dan bola mata yang mengarah ke atas. 

Kamu bisa 

Ciri-Ciri Orang yang Kecanduan Narkoba 

Mayoritas pemakai tidak menyadari bahaya penyalahgunaan narkoba yang mengintainya. Mereka hanya fokus terhadap kesenangan sesaat sebagai pelarian dari permasalahan hidup. Padahal, bahaya narkoba yang dibiarkan ini bisa menimbulkan sejumlah masalah.

Dampaknya terhadap fisik, narkoba bisa membuat pengidapnya tampak selalu lelah. Mereka juga bisa mengalami perubahan berat badan yang drastis akibat narkoba. Ciri-ciri lainnya yaitu mata yang memerah, memar akibat pemakaian jarum suntik dan tubuh yang bergetar.

Gejala akibat narkoba bukan hanya menyasar fisik, tetapi juga mental pemakai. Agar lebih waspada, berikut ciri-ciri orang yang kecanduan narkoba:

  • Selalu merasa harus menggunakan obat secara teratur, bisa beberapa kali sehari atau setiap hari. 
  • Butuh lebih banyak obat untuk mendapatkan efek yang sama.
  • Menambah dosis obat atau memakainya dalam jangka waktu yang lebih lama dari yang seharusnya.
  • Memastikan persediaan obat selalu tersedia.
  • Menghabiskan uang untuk obat, meskipun tidak mampu membelinya.
  • Tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawab pekerjaan akibat narkoba.
  • Mengurangi kegiatan sosial atau rekreasi akibat narkoba.
  • Terus menggunakan narkoba, meskipun tahu bahwa perilaku ini menimbulkan masalah hidup atau membahayakan kesehatan.
  • Melakukan hal-hal negatif untuk mendapatkan narkoba, misalnya mencuri.
  • Mengemudi atau melakukan aktivitas berisiko lainnya saat berada di bawah pengaruh obat.
  • Menghabiskan banyak waktu untuk mendapatkan obat, menggunakan obat atau pulih dari efek obat.
  • Selalu gagal berhenti menggunakan obat.
  • Mengalami gejala penarikan saat mencoba berhenti.
  • Tidak menjaga kebersihan dan abai dengan penampilan.
  • Sering cemas dan mengarah ke tanda-tanda depresi akibat narkoba.
  • Gangguan suasana hati. 

Apabila kamu atau kerabat sudah terlanjur mengalami gejala kecanduan narkoba, segera Konsultasi ke spikiater untuk mendapatkan rekomendasi pemeriksaan sehingga bisa mengantisipasi bahaya penyalahgunaan narkoba bagi kesehatan fisik dan mental.



Comments

Popular posts from this blog

Apa Benar Ganja Bisa Dipakai Sebagai Bumbu Masakan?